Lokasi saat ini:BetFoodie Lidah Indonesia > Kabar Kuliner
Potret pembuat gelato Italia yang mengejar impian di Shanghai
BetFoodie Lidah Indonesia2026-03-23 01:18:42【Kabar Kuliner】053 orang sudah membaca
PerkenalanAlessandro Conti (kiri) berbincang dengan pelanggan di toko gelato miliknya di Shanghai, China timur

Shanghai (ANTARA) - Di Kawasan Perlindungan Sejarah Jalan Hengshan-Fuxing (Hengfu) di Distrik Xuhui, Shanghai, terdapat sebuah kedai bernama Amuni Gelato yang menawarkan es krim ala Italia.
Pemilik kedai gelato ini adalah Alessandro Conti.
Hubungan Conti dengan China bermula saat dia masih mahasiswa.
Conti mengambil jurusan bahasa Mandarin di Universitas Palermo dan kemudian mengikuti program pertukaran mahasiswa di Chongqing, China barat daya.
Mengantongi gelar sarjana dalam penerjemahan simultan, Conti fasih berbahasa Italia, Inggris, dan Mandarin.

"Saya telah tinggal di banyak kota di China, tapi Shanghai adalah favorit saya," kata Conti.
"Ini kota internasional yang beragam, serta memberikan kesempatan bagi semua orang untuk mengekspresikan diri."
Preferensi Conti terhadap Shanghai mendorongnya untuk menetap di Shanghai dan memulai bisnisnya sendiri.

Sebagai vlogger makanan Italia dan pengusaha yang berbasis di Shanghai, Conti percaya bahwa keterbukaan dan inklusivitas Shanghai menjadi katalis bagi pengusaha muda.
"Mendirikan perusahaan di sini sangat mudah. Dari pendaftaran hingga penerbitan izin usaha, efisiensinya luar biasa," ujar Conti. "Saya ingin membangun keluarga dan masa depan saya di sini."
Suka(8)
Artikel Terkait
- Feature: Banyak pegawai federal AS andalkan bantuan pangan
- Wamen PPPA harap hasil kebun di Gorontalo bisa dukung program MBG
- Jangan dihindari! Ini 5 makanan pahit yang baik untuk kesehatan tubuh
- Pemprov Jateng buka "hotline" aduan keracunan menu MBG
- Kuliner khas mancanegara pikat pengunjung di ajang CIIE kedelapan
- UNRWA: Stok pangan cukup penuhi kebutuhan warga Gaza hingga tiga bulan
- China catat pertumbuhan konsumsi yang stabil di liburan Hari Nasional
- Wamen PPPA harap hasil kebun di Gorontalo bisa dukung program MBG
- BGN beri bimbingan teknis kepada penjamah makanan di Lampung
- Pegiat soroti lemahnya aturan iklan kental manis ancam kesehatan anak
Resep Populer
Rekomendasi

APMAKI minta polisi usut tuntas kasus nampan MBG pakai label palsu

China catat pertumbuhan konsumsi yang stabil di liburan Hari Nasional

Kemendukbangga serukan sinergi atasi stunting lewat Program Genting

Pemkot Padang ingatkan SPPG disiplin jalankan prosedur MBG

Airlangga yakin eksyar RI segera capai peringkat pertama secara global

Menelaah tren "doom spending" Gen Z sebagai motor penggerak ekonomi

Enam warisan budaya Jepara lolos sidang WBTb Indonesia 2025

Produk makanan sehat RI catat transaksi Rp145 miliar di Chili